JAGONGAN WAGEN Program pergelaran dan apresiasi karya seni pertunjukan yang diselenggarakan
secara terbuka & rutin sekali pada tiap bulan di rumah budaya YBK.
Pergelaran seni pertunjukan adalah ruang sinergi
yang mempertemukan semangat kebersamaan dan energi kreatif, mampu merangsang
inspirasi dan imajinasi yang membangkitkan gairah hidup. Melalui program
ini, YBK meyakini dan memaknai kekuatan ruang pementasan seni pertunjukan
sebagai media dan sarana untuk saling berbagi. Berbagi pengetahuan, berbagi
energi kreatif dan kreativitas yang senantiasa harus dijaga serta ditumbuhkan.
Jagongan (bahasa Jawa) pada
dasarnya adalah aktivitas kumpul bersama dan melakukan obrolan dalam suasana
yang santai dan akrab. Wagen, selain kebetulan jatuh pada
hitungan Wage (nama di dalam penanggalan Jawa) pada saat kali pertama
diselenggarakan, juga dimaknai sebagai perputaran waktu atau berulang. Tidak
mesti harus pas wage, yang penting tiap bulan ada. Ada kumpul-kumpul, ada
pentas seni pertunjukan, dan ada obrolan. Maka, jadilah Jagongan Wagen sebagai
ajang kumpul bulanan yang selalu ditunggu khalayak. Apa yang ditunggu? Sajian
(karya) seni pertunjukan dan obrolan seputar seni dan karya itu sendiri.
Mengapa ditunggu? Karena terbuka dan keakraban yang terbangun penuh dengan
kehangatan. Ya kayak jagongan itu.
MUARA Program fasilitasi dialog kreatif lintas media seni dan lintas budaya
Bertemunya aliran sungai dengan laut, itulah muara. Pada konteks pertemuan,
pada program Muara YBK adalah fasilitasi ruang dan peluang yang mempertemukan
seniman (komunitas seni) lintas disiplin bidang/media seni dan atau lintas
budaya, untuk saling melakukan aktivitas (kreatif) pembelajaran bersama
di antara mereka. Fasilitasi ruang pertemuan yang memberikan peluang dialog
ini tidak semata bertujuan untuk mengembangkan suatu bentuk seni pertunjukan
baru ataupun penciptaan karya yang dilakukan bersama-sama, tetapi lebih
untuk meningkatkan daya kritis dan perspektif dalam mempelajari dan memahami
keberagaman dan perkembangan bentuk seni, ketrampilan (teknik) seni yang
berbeda, metode proses kreatif penciptaan karya seni pertunjukan, serta
kekuatan budaya yang menjadi latar belakang seniman.
AMONG SEDULUR Fasilitasi kegiatan kreatif dengan memanfaatkan seni pertunjukan sebagai
sumber pembelajaran dan aktivitas berbasis seni yang mengangkat dan menyertakan
masyarakat di dalam dan bersama dengan seni.
Among Sedulur terdiri dari 2 kegiatan utama, yaitu:
• Anjangsana : Apresiasi seni dalam bentuk pergelaran karya seni pertunjukan yang memiliki
nilai edukasi kepada masyarakat.
• Among Seni : Aktivitas berbasis seni yang secara langsung dan aktif menyertakan masyarakat
mengolah daya kreativitas dan proses penciptaan yang memiliki nilai kebersamaan.